Haiii gaesss ..
salam SKAGU yaaa J
jadi nggatau nih yaa, semalem
seharusnya gue cau dari kantor jam 18:15an lah yak, tapi karna ada banyak
'obrolan' yang banyak dan menarik untuk diobrolkan, akhirnya gue kebawa seru
ngobrol sama siapa? yapp ka Milda Veronika doi atasan gue Wanita Karir Masa
Kini;;)
semenjak gue kerja ditempat yang
sekarang, yaap gue lebih sering menghabiskan waktu dikantor bersama kamil,
kerja , waktu luangpun kita 'berselip' ria untuk ngobrolin apapun itu hahahaa,
yaa dari A mau ke J niatnya eh malah keterusan sampe ke Z . walhasil, kita lupa
waktu sampai jam 20:00 gue baru balik wkkw. selalu begitu kalo gue sama kamil
udah ngobrol but ituu menyenangkann . gue nyaman dan klop sama kamil ;;) *loh
ko jadi curcol, yaa bodolah yak SKAGUUUUUUUUU;;)
jadi kembali ke cerita awal yang mau
gue sampaikan haha, nah semalem tuh gue sama kamilda mendapatkan satu pokok pembicaraan
yang menyenangkan hahah tentang “Jodoh ditangan siapa by Mario Teguh”
tentang JODOH DITANGAN SIAPAAA?
Jadi gaesss kalian kalo nonton Mario
Teguh dan ikutin acaranya pasti udah tau lahyak tentang topik pembicaraan itu,
kebetulan gue belom tau dan baru tau semalemL sedih kaan hehehe, but okelahh
gapapaa gue tau dan langsung mau gue share disini :P
Jadi gini intinya….
“Jodoh itu ditangan kamu, nah dari
situ tinggal Tuhan yang merestui” itu intinyaaa whahaha;;)
Lebih lanjut, baca selengkapnya dari
FB Mario Teguh *boleh dapet tadi abis searching sebelum ngeblog* hahah .
Begini ….
LOGIKA MENGENAI JODOH
YANG DI TANGAN TUHAN ATAU YANG DI TANGANMU.
YANG DI TANGAN TUHAN ATAU YANG DI TANGANMU.
Seperti
segala sesuatu di alam ini, semua jodoh ada di tangan Tuhan, dari yang paling
baik sampai yang paling bermasalah.
Nah, kalau
kita malas meminta dan mengupayakan untuk diberikan jodoh yang baik, bisa-bisa
kita tidak dapat apa-apa, atau kalau dapat pun - dapat yang sama malasnya
dengan kita.
Jika cara
kita tidak baik dalam meminta dan mengambil jodoh dari tangan Tuhan, bisa-bisa
yang terambil adalah yang bermasalah dan yang hanya akan menyiksa hati.
Tapi khn
sudah ada hukumnya, bahwa
Wanita yang
baik untuk laki-laki yang baik, dan sebaliknya.
Itu
sebabnya,
Laki-laki
yang baik akan berhati-hati meminta dan mengambil pilihan jodoh yang ada di
tangan Tuhan.
Nah,
wanita yang sedang ada di tangan Tuhan, yang sedang diminta oleh seorang
laki-laki - tidak boleh melompat dengan tergesa-gesa melepaskan diri dari
genggaman Tuhan, karena bisa-bisa jatuh ke cengkeraman laki-laki penjahat
cinta.
Nah lho?
Kalau sudah begitu, salah siapa?
Jadi,
sebetulnya setiap orang adalah jodoh yang sedang berada di tangan Tuhan.
Setiap orang
sedang menunggu pasangan yang sesuai dengan kebaikannya.
Setiap orang
hanya sesuai dengan jodoh yang keindahannya sebanding dengan keindahan dirinya.
Tapi
bagaimana dengan wanita baik yang 'berjodoh' dengan laki-laki yang palsu dan
penyiksa?
Hmm … untuk
ini, hukumnya bukan yang di atas, tapi yang satu ini, yaitu:
Jika engkau
meminta, Tuhan akan memberi.
Lha … kalau
ada orang baik, tapi memaksa meminta jodoh yang tidak baik, melanggar semua
aturan, mengabaikan nasihat orang tua dan tetua, maka bisa saja Tuhan
mengijinkan wanita baik untuk menikahi laki-laki tidak baik, karena sang wanita
demikian memaksa.
Nah lho?
Terus bagaimana?
Maka jika
engkau meyakini bahwa jodoh itu ada di tangan Tuhan, bangunlah pribadi yang
pantas untuk menerima jodoh yang baik, yang kau minta dari Tuhan.
Tapi, jika
kau yakini bahwa Tuhan memberikan jodoh yang sesuai dengan keindahan jiwamu,
maka sesungguhnya keputusan untuk memilih siapa yang sesuai denganmu, adalah
keputusanmu.
Dengannya,
jodohmu sebetulnya ada di tanganmu, ada di dalam keputusanmu, dan Tuhan tinggal
menyetujui.
Jadi bisa
ada dua sudut pandang;
Yang
pertama, jodoh itu ada di tangan Tuhan, lalu kita yang minta dan memantaskan
diri untuk menerima yang terbaik, atau
Yang kedua,
jodoh itu ada di tanganmu, engkau yang memilih, dan Tuhan yang menyetujui.
Tak masalah
apakah kau pilih sudut pandang yang pertama atau kedua, yang paling penting
adalah kualitas dirimu, yaitu kepantasanmu untuk dihadiahi oleh Tuhan jodoh
yang sebaik-baiknya.
Semoga
dengan ini, lebih jelas bagimu apa saja yang harus kau indahkan pada hati,
pikiran, dan perilakumu - agar engkau dibahagiakan oleh Tuhan dalam kehidupan
dengan belahan jiwamu, yang bersamanya engkau membangun kehidupan yang damai, berbahagia,
dan sejahtera, sampai bercucu dan bercicit.
Aamiin
Mario Teguh - Loving you all as
always
Nah begitu
yang gue dapet dari Facebook Mario Teguh ;;)
Segitu aja
yaa gaesss ..
DaaahhhJJ

